Pulang

Sunset di Perbatasan Dompu-Sumbawa

Angin malam ini masih sama dengan setahun yang lalu…
Ah.. pulang. I am Home again !

Kelap-kelip nun jauh di bawah sana, terlihat jelas di sepanjang pandangan mata. Yup.. Terminal Ginte yang merupakan stasiun di kota Dompu memang terletak di atas bukit, sehingga ketika kau sampai di Dompu pada saat malam hari, “bukit bintang” di bawah sana terlihat dengan jelas. Paling tidak, hal tersebut sebagai penawar semenjak pagi perjalanan dari Mataram-Dompu yang menyita waktu, menguras tenagaku yang “pemabuk” darat ini. Pulang, menjadi sesuatu menyenangkan dan “momok” bagiku. Ah.. andai saja kalau aku bukanlah seorang yang gampang “mabuk perjalanan” tentu perjalanan ini sangat menyenangkan. Dua jam tiga puluh menit bus Sinar Rejeki mengantar kami dari kota Mataram ke pelabuhan Kayangan, Lombok Timur kemudian dilanjutkan dengan menggunakan Ferry sekitar dua jam kemudian dilanjutkan menyusuri pulau Sumbawa dengan jalan berkelok-keloknya cukup mampu untuk mengocok-ngocok cairan di lambung dan ususku dari jam satu siang hingga jam tujuh lewat lima belas menit. Tentu saja tidak lucu, seorang yang baru saja menginjak usia kepala dua ini ditemukan dengan keadaan lemas akibat dehidrasi et causa muntah di sebuah bus.😀. sehingga satu hal yang saya lakukan adalah berpura-pura tidur, diam dan memikirkan hal-hal bahagia yang -paling tidak- mengalihkan konsentrasiku untuk muntah. Kawan.. Sungguh, tidaklah enak menahan muntah selama hampir 12 jam perjalanan itu.😀.
Syukurnya.. Sampai Juga🙂

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s