Pak Joko dan Kesetiaan 1000 hari

Ia menyebut dirinya Joko Bromo. “Nanti kalau mbak mau ke sini, hubungi saja saya mbak. Tulis saja Joko Bromo lalu ia menyebut nomor handphonenya” Saya terkekeh, Joko Bromo padanan kata yang tepat. Huruf o-nya cocok. Saat itu saya dalam perjalanan dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, melawat Bromo menuju jalan pulang ke arah Tumpang, Jawa … Continue reading Pak Joko dan Kesetiaan 1000 hari

Advertisements

Bepergianlah denganku*

Kau sudah siap dengan segala barang bawaanmu. Tinggal menanti kendaraan menjemputmu? Ataukah menanti pangeran mengendarai kuda putih? Aku telah siap, bawaanku tak banyak. Bepergianlah denganku. Aku tawarkan kepadamu tempat-tempat terbaik yang tentunya belum pernah kau datangi. Tak mengapa bila tempat itu pernah aku datangi. Aku bisa menceritakan dan mengajakmu hingga ke detail terbaiknya. Aku tawarkan … Continue reading Bepergianlah denganku*

BUNG HATTA DAN CINTA KASIHNYA

“Hatta, kamu disini” katanya terkejut. Meutia, anak hatta, ingat bahwa ayahnya lalu menyalami orang yang selalu dikritiknya itu dengan hangat “Ah, apa kabarmu, No?” Hatta duduk diam, menggenggam tangan sahabatnya. Cuplikan adegan ini, terekam jelas oleh Ibu Meutia, putri pertama dari DR. HC. H. Mohammad Hatta, 2 hari sebelum Ir. Soekarno menghembuskan nafas terakhirnya. Dikenal … Continue reading BUNG HATTA DAN CINTA KASIHNYA

Siapa yang Salah?

storyette

ciye bu ribka yang kebelet jadi menkes... ciye... ciye bu ribka yang kebelet jadi menkes… ciye…

Beberapa hari belakangan ini saya membaca bahwa ada seorang legislator dari partai banteng hitam moncong putih yang menyatakan diri siap menjadi mentri kesehatan. Bahkan beliau mengatakan akan berjuang membuat PP untuk memidanakan rumah sakit dan dokter yang menolak pasien. Kembali ibu legislator ini berusaha membenturkan tenaga medis dan masyarakat yang dilayaninya. Dan reaksi yang muncul, seperti yang sudah saya duga, para dokter tersinggung sementara masyarakat luas menyambut positif pernyataan ini. Masyarakat merasa punya pahlawan baru yang berani menyalahkan tenaga medis.

Hal ini menguatkan pemikiran saya bahwasanya bila dihadapkan dengan suatu permasalahan, orang Indonesia kebanyakan biasanya tidak tertarik dengan solusi. Biasanya orang akan lebih sibuk mencari pihak yang bisa disalahkan daripada menenggelamkan diri dalam dialog dan bertukar pikiran untuk mencari solusi.

Ketika orang Indonesia punya masalah dengan kesehatan mereka, maka mereka pun akan mencari pihak yang bisa disalahkan. Siapa yang bisa disalahkan? Tentunya…

View original post 640 more words

Review of Gramedia Lombok Competition: The Booktalk

Sore itu saya tergopoh-opoh. Setelah menyelesaikan segala macam tugas di stase bedah RSUP NTB, saya buru-buru pulang ke kos dan berganti pakaian. Tak lucu rasanya ke tempat umum jika menggunakan pakaian penuh kuman rumah sakit :D. Alasan saya terburu-buru karena administrator lombok backpacker, mas Lalu Abdul Fatah, penulis buku Travellicious Lombok lagi pulang kampung. Melalui … Continue reading Review of Gramedia Lombok Competition: The Booktalk

Nostalgia bersama Sahabat Seragam Merah Putih

Dua belas tahun, bukanlah waktu yang singkat untuk kembali merekam saat jejak-jejak kecil kami  meninggalkan sekolah yang telah kami lewati selama 6 tahun. Ketika itu, langkah-langkah mungil ini terekam oleh debu-debu lapangan sekolah, dedaunan pohon mangga dan tiang bendera yang selalu tegak berdiri di tengah lapangan sekolah kami tercinta. Sekolah Dasar Negeri 1 Dompu. Menua, … Continue reading Nostalgia bersama Sahabat Seragam Merah Putih

Let It Grow

Couple weeks ago, I went to the Flower Nursery in Banyumulek Region, West Lombok Regency. It is only fifteen minutes from Mataram. Initially,  I visited pottery craft center but ended up in 2 hectare flower park. It was my first time to visit such place. I was really happy. I have never been walking in … Continue reading Let It Grow